DAERAHHUKUMPOLRI PERSISI

“Terbongkar! Gudang Oplosan Minyak Ilegal Dekat Kebun Karet – Ada Nama Asep, Ada Oknum!”

RADARINDONESIA,Tulang Bawang – Bau menyengat dari minyak mentah tercium kuat di sekitar jalan kebun karet Purus Lingai, Unit 9, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang. Warga sekitar mulai resah dengan keberadaan sebuah gudang mencurigakan yang disebut-sebut sebagai tempat penimbunan dan pengoplosan minyak cong atau minyak mentah ilegal.

Menurut informasi eksklusif yang diterima media ini dari narasumber terpercaya warga setempat, gudang tersebut diduga kuat milik seseorang bernama Pak Asep, yang disebut-sebut berdomisili di kawasan Menggala. Gudang yang beroperasi diam-diam itu kabarnya menampung minyak mentah dari Sumatera Selatan, yang kemudian di-oplos sebelum disalurkan ke berbagai kios pengecer, mulai dari wilayah Rawajitu hingga ke pusat kota Menggala.

Lebih mengkhawatirkan, sumber tersebut menyebut adanya dugaan kuat keterlibatan oknum aparat yang menjadi “tameng” dan membekingi operasi ilegal ini agar tetap leluasa beroperasi tanpa gangguan.

“Kalau enggak ada beking-nya, mana mungkin bisa jalan terus. Truk pengangkut minyak sering keluar masuk, tapi sampai sekarang enggak pernah ada tindakan,” ungkap narasumber yang minta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.

Aktivitas ilegal tersebut tidak hanya mencoreng hukum, tapi juga mengancam keselamatan lingkungan sekitar dan menimbulkan potensi kebakaran besar. Apalagi, lokasi gudang berada di tengah kawasan kebun karet – wilayah yang sangat rawan terbakar jika terjadi percikan api sedikit saja.

Hingga berita ini diturunkan, media ini masih berupaya menghubungi Asep, yang disebut sebagai pemilik gudang, namun belum mendapatkan tanggapan maupun klarifikasi.

Jika benar informasi yang diterima ini valid, maka tindakan tersebut jelas-jelas melanggar hukum – mulai dari ilegalnya penimbunan bahan bakar minyak, hingga distribusi tanpa izin resmi. Masyarakat berharap aparat penegak hukum tidak tutup mata terhadap dugaan kejahatan ini.

Publik mendesak agar Kapolres Tulang Bawang, Ditreskrimsus Polda Lampung, dan Pertamina segera turun tangan menindak dan membongkar jaringan minyak ilegal yang sudah sangat meresahkan ini.

Jika aparat tetap diam, patut diduga ada permainan lebih dalam yang ikut bermain di balik minyak cong ini. Dan ketika hukum tak lagi ditegakkan, masyarakat hanya bisa bertanya: Siapa yang sebenarnya berkuasa? Pemilik gudang, atau hukum negara ini?

(TIM)

Exit mobile version